Beranda Semua Metode Glosarium Perbandingan Kontak
Tingkat Dasar
SAW
Simple Additive Weighting

Metode Paling Populer untuk MCDM

SAW adalah metode MADM yang paling banyak digunakan karena kesederhanaannya. Cara kerjanya: normalisasi nilai setiap alternatif, kalikan dengan bobot kriterianya, lalu jumlahkan untuk mendapat skor akhir.

DikembangkanMacCrimmon, 1968
Juga dikenalWSM (Weighted Sum Model)
Cocok untukPemula & kasus umum
KelemahanToleran terhadap nilai buruk

Konsep Dasar

SAW bekerja dengan menjumlahkan nilai terbobot dari setiap kriteria untuk setiap alternatif. Sebelum dijumlah, nilai dinormalisasi terlebih dahulu agar dapat dibandingkan secara fair meskipun satuan berbeda.

Normalisasi pada SAW membedakan antara kriteria benefit (semakin besar nilainya semakin baik) dan kriteria cost (semakin kecil nilainya semakin baik).

💡 Analogi sederhana: Bayangkan Anda memberi skor 0–1 untuk setiap faktor pemilihan, di mana 1 adalah yang terbaik. Kemudian skor dikalikan seberapa penting faktor tersebut, lalu dijumlahkan. Alternatif dengan total tertinggi = pilihan terbaik.

Rumus & Formula

1. Normalisasi Matriks

Untuk kriteria Benefit (semakin besar = semakin baik):

rij = xij / maxi(xij) // Bagi nilai dengan nilai maximum di kolom tersebut

Untuk kriteria Cost (semakin kecil = semakin baik):

rij = mini(xij) / xij // Bagi nilai minimum di kolom dengan nilai alternatif

2. Skor Akhir (Preferensi)

Vi = Σ wj × rij (j = 1 sampai n) Di mana: Vi = nilai preferensi / skor alternatif ke-i wj = bobot ternormalisasi kriteria j (Σw = 1) rij = nilai ternormalisasi alt. i pada kriteria j n = jumlah kriteria
Alternatif dengan nilai Vi tertinggi adalah rekomendasi sistem. Nilai V berkisar antara 0 dan 1.

Langkah-Langkah SAW

1

Tentukan Alternatif & Kriteria

Identifikasi semua pilihan yang akan dibandingkan dan faktor-faktor penilaiannya. Tandai setiap kriteria sebagai Benefit atau Cost.

2

Beri Bobot Kepentingan

Tentukan tingkat kepentingan setiap kriteria. Bobot akan dinormalisasi sehingga totalnya = 1. Contoh: [5, 3, 2] → [0.5, 0.3, 0.2].

3

Buat Matriks Keputusan

Kumpulkan nilai asli setiap alternatif untuk setiap kriteria dalam bentuk tabel m × n (m alternatif, n kriteria).

4

Normalisasi Matriks

Konversi setiap nilai ke skala 0–1 menggunakan rumus benefit atau cost. Nilai 1 selalu berarti "nilai terbaik pada kriteria tersebut".

5

Hitung Skor Terbobot

Kalikan setiap nilai ternormalisasi dengan bobot kriterianya, lalu jumlahkan per alternatif untuk mendapat nilai preferensi Vi.

6

Ranking & Keputusan

Urutkan Vi dari tertinggi ke terendah. Alternatif dengan Vi tertinggi adalah rekomendasi terbaik.

Contoh Kasus: Pemilihan Laptop

Seorang manajer IT harus memilih laptop untuk 50 karyawan. Ada 4 kandidat dengan 4 kriteria penilaian.

Data Kriteria & Bobot

KriteriaJenisBobot InputBobot Norm.
Harga (juta)Cost ↓50.357
RAM (GB)Benefit ↑40.286
Storage (GB)Benefit ↑30.214
Garansi (th)Benefit ↑20.143

Matriks Keputusan (Nilai Asli)

AlternatifHargaRAMStorageGaransi
Laptop A12165122
Laptop B982561
Laptop C153210003
Laptop D11165122

Matriks Ternormalisasi (rij)

// Harga (COST): r = min/x → min=9 Laptop A: 9/12 = 0.750 Laptop B: 9/9 = 1.000 ← terbaik (paling murah) Laptop C: 9/15 = 0.600 Laptop D: 9/11 = 0.818 // RAM (BENEFIT): r = x/max → max=32 Laptop A: 16/32 = 0.500 Laptop B: 8/32 = 0.250 Laptop C: 32/32 = 1.000 ← terbaik Laptop D: 16/32 = 0.500

Perhitungan Skor Akhir (Vi)

Alt.Harga ×0.357RAM ×0.286Storage ×0.214Garansi ×0.143ViRank
Laptop A0.750×0.357=0.2680.500×0.286=0.1430.512×0.214=0.1100.667×0.143=0.0950.6162
Laptop B1.000×0.357=0.3570.250×0.286=0.0720.256×0.214=0.0550.333×0.143=0.0480.5324
Laptop C0.600×0.357=0.2141.000×0.286=0.2861.000×0.214=0.2141.000×0.143=0.1430.8571 🏆
Laptop D0.818×0.357=0.2920.500×0.286=0.1430.512×0.214=0.1100.667×0.143=0.0950.6403
🏆 Laptop C menjadi rekomendasi terbaik (V = 0.857) karena unggul di RAM, Storage, dan Garansi — mengimbangi harganya yang tertinggi.

Kelebihan & Kekurangan

✓ Kelebihan

  • Paling mudah dipahami & diimplementasikan
  • Hasil mudah dijelaskan ke non-teknis
  • Komputasi ringan, cocok untuk data besar
  • Menangani benefit & cost sekaligus

✗ Kekurangan

  • Toleran terhadap nilai buruk (penjumlahan mengimbangi)
  • Normalisasi bisa menghasilkan skor yang tidak proporsional
  • Tidak ada validasi konsistensi bobot
  • Sensitif jika nilai ekstrem sangat berbeda jauh

Kalkulator SAW Interaktif

Masukkan data kasus Anda sendiri. Pilih jumlah kriteria dan alternatif, lalu isi nilainya.

🧮

Kalkulator SAW

Input → Normalisasi → Skor

Matriks Ternormalisasi

Hasil Skor & Ranking

Uji Pemahaman

← Halaman Sebelumnya Lanjut ke WP →